Perihal pembuatan Pit Shirt RPP
18 Maret, 2009 at 7:08 am | In Merchandice | Leave a Comment
Rencana pembuatan Pit Shirt atau kemeja balap atau kemeja paddock atau kemeja saja…sudah digagas sejak akhir tahun 2007, hal ini dilakukan supaya RPP menjadi yang pertama pembuat kemeja dibanding komunitas lain di lingkungan pabrik, karena banyak yang tidak setuju dan lebih memilih kaos akhirnya rencana ini dibatalkan.
Baru sekitar akhir 2008 rencana ini saya kemukakan kembali supaya bisa terwujud, setelah melalui forum akhirnya pengurus memutuskan pembuatan kemeja RPP dimasukan kedalam Activity plan 2009.
Berbagai permasalahan terjadi terutama menyangkut desain kemeja, hasil rapat bulan oktober 2008 diputuskan untuk dilakukan pooling. Akhirnya berhasil dibuat dua buah desain kemeja yang kemudian pada bulan januari 2009 dilakukan pooling. Satu desain menggunakan warna dominan putih, desain lainnya menggunakan warna dominan hitam. Hasil pooling terbanyak jatuh pada kemeja warna hitam.
Permasalahan tidak sampai disitu saja, sebagian anggota tidak setuju akan pencantuman nama pada kemeja, mereka lebih setuju memakai nomor regristrasi anggota pada bagian dada. Anggota yang menyuarakan hal ini sebagian besar tidak mengikuti rapat pada bulan desember 2008, Padahal semua detail desain sudah merupakan hasil keputusan rapat tersebut, Artinya jika dilakukan perubahan maka sudah melanggar hasil keputusan rapat pada bulan desember 2008. Akhirnya Kami selaku penurus dengan berat hati meng-iyakan perubahan tersebut.
Setelah selesai dengan masalah tersebut, muncul lagi coment dari pembuat yang mengatakan bahwa striping abu-abu tidak cocok dan lebih cocok diganti dengan striping biru. Nah lho…kalau misalkan diganti lagi berarti sudah dua kali melanggar hasil kesepakatan pada bulan desember, pertama penggantian nama menjadi nomor regristrasi anggota, kedua penggantian striping abu-abu menjadi biru.
Itulah dinamika organisasi, yang disayangkan adalah pada saat rapat tidak mau hadir, akan tetapi dibelakang menyuarakan secara vokal ide-idenya…nampaknya pengurus harus lebih tegas terhadap hal seperti ini, kalau bisa mengabaikan suara-suara minor yang berada dibelakang.
Berkaitan dengan desain kemeja, perlu ditegaskan bahwa desain adalah bukan masalah benar atau salah, akan tetapi masalah selera, selera orang pasti berbeda-beda, oleh karena itu perlu adanya usaha untuk menyatukan selera tersebut.
No Comments Yet »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.